Showing posts with label Hobby. Show all posts
Showing posts with label Hobby. Show all posts

Tuesday, May 22, 2012

Melancong ke Pulau Biawak #2

Setelah tadi saya cerita yang enak-enak tentang trip saya ke Pulau Biawak, saya mau cerita tentang kejadian-kejadian disana, baik yg lucu, aneh, sedikit spooky, terus menyebalkan juga.. 

#1. Insiden Batu atau Tai?
Di bagian 1 tadi, saya sudah menceritakan secara sekilas kondisi fasilitas di Pulau Biawak.  Untuk urusan kamar mandi, sebenarnya menjadi point penting untuk saya.  Karena WC merupakan komponen vital untuk urusan cuci mencuci, mandi memandi, dan buang air tentunya.  Di Pulau Biawak cuma ada satu WC, untuk penghuni pulau Biawak dan juga tamu-tamunya.  Hmm.. keadaan WC nya sih, mirip-mirip MCK pada umumnya.  Well, g bisa dibilang nyaman sih.  Tapi seenggaknya, masih tertutup.  

Seperti biasa, buat yang pencernaannya lancar, pagi-pagi pasti pada setoran pagi sebelum melakukan aktifitas.  Sebelumnya, untuk memperlancar buang air, biasanya saya pancing dulu pakai camilan ky susu dan cornflakes.  Dan, g lama saya pun berasa mules.  Buru-buru lah saya ke WC.  Ternyata eh ternyata, di lubang WCnya udah ada 'makhluk-nya' dan baunya pun kemana-kamana..  Err.. Well, buru-buru deh ke sumur buat nimba air.  Ternyata eh ternyata, yang kebelet bukan cuma saya sodara-sodaraa.  Di sumur  udah ada antrian sebelumnya yang mau ambil air buat buang air.  Tapi karena saya perempuan, akhirnya ladies first.  hahhaa..

Setelah hajat tertunaikan, saya lakukan penyiraman.  Err.. ternyata emang susah disiram sodara-sodaraaa!!  'Makhluk' yang tadi ternyata masih belum beranjak dari lobang.  Dan itu bikin mampet.  Akhirnya, karena ditunggu yang lain, saya nyerah juga deh menyiramnya.  Nah, giliaran si Radit nih yg buang air.  Gak lama dia pun selesai.  Dan tetap aja 'makhluk' itu tak bergeming.  Dia sampe bolak balik ambil air di sumur cuma buat nyiram lobang WC sampe kata pak Manto dibilang mau ngisi bak mandi.

Akhirnya, aktifitas Radit yang rajin menyiram itu diketahui pak Manto.  Dia bilang, "Ngapain bolak-balik bawa air? Mau ngisi bak?" 
Terus kata Radit, "Enggak, pak.. ini ada batu, WC nya jadi mampet.  Makanya saya siram."
Kata bapak, "Ohh, itu kerjaannya anak-anak kali.  Sini saya liat"
Dan sodara-sodara, pak Manto dengan innocent nya, menganggap 'makhluk' itu batu, dia pegang dan angkat 'makhluk batu' itu dari tempatnya.  Dan g lama, beliau pun kecewa.  'Makhluk' itu tidak keras, melainkan lembek.  Karena ternyata yang dia pegang adalah TAI..
*ngakak guling-guling*
*ketawa sampe nangis*


#2. Believe it or not?
Nah, pada bagian pertama, sudah saya jelaskan bahwa kata pak Manto, di Pulau Biawak ada 'penunggunya'.  Biasanya banyak yang melakukan pertapaan di sana.  Hari pertama, kami sempat berdialog dengan beliau.  Dia mewanti-wanti agar kami hati-hati berbicara.  Dulu pernah ada kejadian, wartawan kesana digigit nyamuk, terus dia bilang "wah, banyak nyamuk nih"..  Eh, sepanjang disana, dia malah dikerubutin nyamuk.  Walaupun udah pake segala macem repellent tetep g mempan.

Nah, klo yang kami alami lain lagi ceritanya.  Ketika salah seorang dari kami ingin melakukan night dive, kami sempet ngerumpi tentang keadaan pulau yang masih bersih.  Tanpa bulu babi dimana-mana.  Karena memang ketika menyelam di siang hari, kami g menemukan satu pun bulu babi.  Akhirnya kami bilang dong, "Disini bagus, g ada bulu babi.  G ky ditempat lain."
Setelah berkata begitu, ada yang nyeletuk.  "Hati-hati, coba aja liat nanti, pasti ada."
Eh, setelah itu, yang melakukan penyelaman malam melihat banyak bulu babi di dasar laut yang sebelumnya g ada sama sekali.

#3. EO menyebalkan
I've told you before, kalau kami menyewa jasa EO untuk trip kali ini.  Ya, karena kami ingin melakukan diving, kami butuh organizer untuk menangani perlengkapan diving.  Agar kami agak santai karena semuanya sudah diurus.  Perjalanan kali ini terbilang cukup murah untuk perjalanan diving.  Di jadwalnya, kami mendapatkan 5 kali diving dan dua kali trip ke Pulau Cendikian dan Pulau Gosong.  

Dari awal mungkin sudah mendapat isyarat yang tidak baik mengenai EO-nya.  Peserta yang dari awal berangkat dari Jakarta berjumlah 9 orang, hanya dijemput dengan 1 mobil grand max.  Tentu saja kami bertanya-tanya, apa muat?  Akhirnya, 2 orang mengundurkan diri dari rombongan.  Lalu berangkatlah kami.

Di perjalanan supir travelnya, menyetir tidak enak.  Well, setelah ditanya, ternyata dia sudah beberapa malam tidak tidur.  Such a dangerous trip.  Dan ternyata, supirnya pun ikut nge-trip juga ke pulau, ikut diving pulaaa..

Kekecewaan kami bertambah, kami kemari dengan niat diving.  5 kali diving dalam trip ini.  Tapi kami cuma diving sekenanya, karena mereka hanya membawa 6 tank oksigen.  Pengalaman saya yang sudah-sudah ketika diving, walaupun mereka memiliki 6 BCD, tapi mereka pasti membawa tanki melebihi jumlah BCD, minimal sejumlah peserta.  Selain itu, para peserta yang rata-rata masih belum memiliki diving license juga tidak diberitahu mengenai alat dasar maupun alat selam yang akan digunakan.  Well, akhirnya saya menerangkan sedikit yang saya tahu kepada peserta lain.  Fyi, ini menyangkut nyawa orang lain.  Bagaimanapun, kita ingin safety dalam melakukan penyelaman.  Dan benar saja, penyelaman pertama ada peserta yang mendapatkan porsi penyelaman lebih lama dari yang lain, dan ada yang tidak diving sama sekali.  Untuk yang baru pertama kali diving, tidak dibagi dalam tim dan tanpa buddy dive.  Saya sendiri sedang flu, jadi agak susah dan sakit melakukan ekualisasi dalam air.  Di dalam air pun, saya ditinggal.  Untung saya tidak panik dan cepat menuju permukaan.  Walaupun sayang, tapi lebih baik saya tidak terlalu memaksakan diri dan memilih untuk berhenti.
Di hari berikutnya pun kejadian serupa terulang kembali.  Sampai teman saya yang belum pernah diving pun kewalahan karena dibiarkan begitu saja tanpa ada dive buddy. 

Koordinasi panitia dalam mengatur acara pun tidak bagus.  Kami terlalu banyak dibiarkan mencari kegiatan sendiri.  Walaupun kondisi alam tidak memungkinkan karena cuaca sedang buruk sehingga kami tidak bisa melakukan trip ke Pulau Gosong dan Cendikian, mereka lambat dalam mencari alternatif kegiatan untuk kami.

Sampai puncak kekesalan kami, ketika melakukan perjalanan pulang melewati gelombang tinggi, terombang ambing selama 5 jam di laut Jawa, lelah, mual, lapar, pusing, semua bercampur jadi satu.  Kami berharap untuk dapat segera dijemput dengan mobil setibanya di Pelabuhan Karangsong, Indramayu.  Tapi ternyata mobil sewaan yang seharusnya menjemput kami belum datang.  EO bilang, mobilnya masih di bawa ke Bandung.  Padahal jelas-jelas, seharusnya sudah dibayar untuk mengantarkan kami pulang.  Mereka bilang mobilnya baru akan datang pukul 3 pagi, padahal saat itu baru jam 8 malam.  Kami masih harus menunggu 7 jam lagi sampai dijemput.  Gila apa!!  Tanpa kompensasi makan malam sekalipun.  Tanpa kejelasan.  Kami sudah lelah dan mengantuk.  Kalau g ingat saya ada di kampung orang, udah marah-marah lah saya.  Untungnya tak perlu menunggu sampai jam 3 pagi, mobil penjemput pun datang pukul 1 dini hari.
Dan lagi-lagi menyetir dengan sembrono.  Sabodo lah.. yang penting kami sampai dengan selamat.  Sangat tidak saya rekomendasikan!! BLACK LIST!!
(Untuk menjaga nama baik, nama EO tidak saya publish.  Tapi untuk mencegah kalian mendapatkan insiden yang sama, kalian bisa tanya langsung pada saya.)

 ***
Beberapa pelajaran dari peristiwa diatas, 
#1. Lain kali saya akan makan dengan porsi cukup selama trip.  Biar g sering-sering buang air. hehhee..
#2. Hati-hati kalau berbicara. Well, daerah itu bukan jajahan kita.  G akan tau siapa 'penghuni'nya.  Sebaiknya jangan sesumbar berbicara sembarangan.
#3.  Ada harga ada kualitas.  Hati-hatilah kalau memilih EO, walaupun harga murah, tapi teliti sebelum membeli.  Bagaimanapun juga, kita berlibur untuk mencari kesenangan, bukan ditelantarkan apalagi sampai mengabaikan keselamatan.

Semoga bermanfaat untuk kalian, 
Have a nice trip.

Melancong ke Pulau Biawak #1

Rasa kangen laut dan pantai akhirnya tertunaikan juga :)  
Minggu lalu, saya ke Pulau Biawak.  Pulau di utara Pulau Jawa ini terletak sejauh kira-kira 40 mill dari garis pantai Indramayu.

Sebenernya niat g niat juga mau pergi kemarin, kondisi keuangan lagi tiris, tapi bener-bener sangat butuh liburan, runaway ke laut.  Dan akhirnya, setelah membobol atm, berangkcut lah saya ke Pulau Biawak.  Dengan modal percaya sama my travel mate, si Bhe, tanpa tau dan riset apa-apa tentang pulau itu, 

Perjalanan ini dimulai dari meeting point di Mangga Dua Square pada Rabu malam.  Kami di jemput sekitar pukul 9, dan setelahs semua berkumpul kami berangkat menuju Indramayu pukul 10.30.  Dan kami sampai di Pelabuhan Karangsong, Indramayu pada pukul 5 pagi.  Well, mengingat long weekend, keadaan Pantura agak sedikit padat.  Tidak heran kami agak telat sampai.  Fyi, kami berjumlah 9 orang, 7 orang dari Jakarta, 1 orang dari Bandung, dan 1 orang lagi dari Solo.

Seteleh semua perbekalan siap, kami melanjutkan lagi perjalanan laut dari Karangsong menuju Pulau Biawak.  Perjalanan ini yang terberat diantara semuanya.  Menuju lautan lepas sejauh 40 mill selama 4 jam terombang ambing di laut utara Jawa dengan gelombang yang tinggi.  Lumayan juga rasanya, terombang ambing dan kepanasan di kapal klotok.  Tapi, empat jam kemudian, terbayarkan sudah rasanya perjalanan kami begitu sampai ke pulaunya.

Pulau Biawak

Pulau Biawak merupakan sebuah pulau yang hanya dihuni 1 orang penjaga mercusuar, pak Sumanto namanya.  Sehari-hari beliau hanya sendiri menjaga pulau itu.  Ditemani anjing nya si Pleki, dan juga Biawak-Biawak yang berkeliaran bebas.  Well, I never like reptile.  Pulau Biawak memiliki fungsi untuk Navigasi Laut di Laut Jawa.  Mercusuarnya sendiri sudah di bangun sejak zaman Belanda, kira-kira pada tahun 1872.  Dan hingga saat ini masih kokoh berdiri.  Saya sendiri naik kepuncaknya kemarin.  Dari atas Mercusuar, pemandangannya sungguh indah.  Hamparan hijau mangrove dikelilingi oleh birunya laut.  Kombinasi yang luar biasa.

Pulau Biawak, dari dermaga pulau
Biawak, maskot Pulau Biawak
Walaupun tak dihuni manusia selain pak Manto, konon katanya, di Pulau Biawak ini banyak pengunggunya.  Dan banyak orang yang datang ke pulau ini untuk mencari 'sesuatu'.  Dan di pulau ini juga terdapat makam keramat tempat di kuburkannya Syekh dari Banten.  Juga ada makam noni dan tuan zaman Belanda dulu.  Pulau Biawak termasuk luas, saya lupa luas pastinya berapa.  Tapi, jika berjalan kaki mengelilingi pulau ini, pak Manto bilang akan memakan waktu 4 jam.

Dermaga Pulau Biawak, dilihat dari tepi pantai
Mangrove di Pulau Biawak
Untuk fasilitas disana, hanya ada rumah dinas pak Manto, Mercusuar, dan beberapa cottage yang tidak terpakai, dan fasilitas penelitian, kantor, dan penangkaran yang terbengkalai, sayang sekali.  Untuk yang mencari kemewahan, Pulau Biawak tidak menyediakan fasilitas itu.  Air tawar yang ada di pulau ini pun harus didapat dengan menimba.  Dan listrik akan menyala mulai pukul 6 sore hingga pukul 6 pagi.  Tapi, untuk yang biasa melakukan perjalanan dengan ala backpacking, supporting life disini masih lumayan.  :)

Kegiatan Kami

Kami ke Pulau Biawak dengan menggunakan jasa EO, untuk melakukan Scuba Diving.  Well, sejak saya mengambil lisensi diving 1 tahun yang lalu, ini kali keduanya saya melakukan diving.  Agak ragu sebenarnya karena saya sedang terkena flu berat 2 mingg kemarin.  Saya takut menemui kesulitan untuk melakukan ekualisasi di dalam air jika flu saya belum sembuh.  Bisa fatal akibatnya jika saya tidak berhati-hati.
Tegak berdiri, Mercusuar Pulau Biawak

First entry
Hari pertama sampai, kami makan, beristirahat sejenak dan bersiap untuk penyelaman pertama.  Cuaca hari pertama bagus, air sangat tenang, dan kami bisa melakukan penyelaman langsung dari atas dermaga.  Pemandangan bawah lautnya masih bagus, karena letak Pulau Biawak yang jauh dari pulau utama.  Saya tidak terlalu banyak melakukan penjelajahan pada hari itu.  Tapi sejauh mata memandang, hamparan hard coral berwarna warni dapat dengan mudah dijumpai.  Biota yang lain yang ditemui ikan, christmast tree worm, teripang, kepiting, ikan pari, ikan nemo, dan penyu.

Keesokan harinya, cuaca kurang bersahabat untuk melakukan penyelaman.  Angin berhembus kencang sehingga arus menjadi tidak tenang dan gelombang lumayan tinggi.  Tapi, kami tetap mencoba melakukan penyelaman dari bawah dermaga.  Tapi, sia-sia.  Visibility nya tidak begitu bagus, karena material dari dasar laut teraduk karena arus dan agak berat untuk menembus gelombang.  Well, pagi itu kami gagal melakukan penyelaman.  Selain itu, rencana trip kami ke Pulau Cendikian dan Pulau Gosong pun batal karena terhalang gelombang tinggi.  Akhirnya kami hanya melakukan penyeleman sore hari di spot berbeda, masih di Pulau Biawak.  Di spot yang berbeda, keadaan arus agak tenang dan visibility kurang lebih 20 meter.  Di spot ini, saya bisa melihat ikan pari di dasar laut.

after fun dive
Esoknya, keadaan laut masih belum bagus.  Diving pagi kami batal karena gelombang tinggi.  Dan kami pun agak terlambat untuk melakukan perjalanan pulang karena cuaca buruk.  Setelah agak siang, dan air pasang, akhirnya kami memutuskan untuk pulang pada pukul 3 sore.  Perjalanan pulang lebih buruk daripada perjalanan kedatangan kami.  Gelombang laut lebih tinggi, angin juga lebih kencang.  Semua peserta trip memilih tidur untuk menghindari mabuk laut.  Memang, keadaannya sangat parah.  Dengan kapal kecil seperti itu, kami terombang ambing di lautan, kadang permukaan laut lebih tinggi dari posisi kapal, dan sedikit-sedikit air laut pun ikut masuk ke kepal.  Well, herannya, saya sama sekali tidak mabuk laut.  Padahal ini perjalanan terparah saya.  Dan setelah 5 jam perjalanan laut, sampailah kami di Pelabuhan Karangsong, Indramayu.
Masing-masing, baik gunung, maupun laut, punya caranya sendiri dalam menguji mental seseorang.  Dan dari alam pun kita dapat banyak pelajaran berharga, bahwa manusia adalah makhluk kecil yang tidak berdaya dan ada kuasa diatas kita untuk sesuatu.  Belajar kepasrahan, untuk menerima bahwa bisa jadi itu adalah saat-saat terakhir kita.  Dan tawakkal untuk setiap ketentuanNya.

And finally, pretty sunset after all :)


Dan alhamdulillah, saya bisa pulang dengan selamat. 

Btw, thank you Radit, fpr the photos :)

Monday, April 16, 2012

Shoes: Waiting List

Lagi-lagi tentang sepatu :D
Kali ini nemu lagi sepatu lucu di UP store. Btw, you can go to their website for online shop: http://iwearup.com

Nah, sepatu yg lagi saya suka kali ini adalah AMELIE REDD!! Marry Jane style and red! Perfect combination..
Amelie Red

Nah, buat yg belum tau caranya pesen online di iwearup.com, kalian bisa masuk ke sitenya, terus daftar dulu, sign up. Setelah kalian isi data-datanya, nanti kalian bisa pilih-pilih sepatu terus daftar yang akan kalian beli masuk dalam shopping cart kalian. Segera lakukan pembayaran agar prosesnya segera di confirm. Setelah itu, sepatu kalian akan diproses dalam waktu 14 hari dan dikirim ke alamat kalian.

Selamat berbelanja :)

Monday, March 12, 2012

March in Action, yaayy!!

Feels so exited!!
Akhirnya BiWi mau jalan lagi, hahhaa..
Udah lama juga BiWi antara hidup dan mati. Yaa begimana yaaa.. Abisnya 4 diantara kita udah kerja, terus kemarin 1 skripsi. Trus udah jarang kumpul dan ngomongin kelanjutan BiWi.

Ini juga tadinya kita g mau ambil project nya. Soalnya kita takut g bisa pergi karena pas hari kerja. Tapi yaa, diakal-akalin lah, g harus semuanya pergi juga.. Dan insya Allah kita bakal berangkat akhir bulan ini. Exact-nya tanggal 29-30 Maret ke Pulau Pramuka.
BiWi akan organizing Field Exploration Sekolah Islam Sinar Cendikia, Serpong. Udah lama banget g ke pulau lagi, hehee..

Di kantor juga bakalan diminta untuk jadi organizer Workshop Perubahan Iklim untuk British Council.. Yeyy..
Walaupun tau bakalan hectic ngerjain banyak hal bersamaan, tapi rasanya lebih hidup aja klo banyak aktifitas daripada duduk dan do nothing..
Kayanya saya berbakat di bidang organizing gini yaa.. Mungkin suatu saat saya mesti bikin ini lebih serius dan komersil yaa, hihiii.. naluri bisnis nya keluar :p

And anyway, ngomong-ngomong soal bisnis, lagi-lagi tanpa kapok, saya mau nyoba mulai lagi. Tapi kali ini join-an sm temen saya. Bisnis makanan sih.. Masih akan di matangkan lagi konsep, lokasi, dll-nya. Yaaapp, semoga aja kali ini berhasil yaaa, hehhee..
Untuk fashion, kayanya saya mau belajar jahit dulu deh. Banyak ide di kepala, tapi klo ngandelin orang lain agak susah juga yaa..
And soon, bakalan sibuk buat ambil TOEFL Course Preparation.

Love you, readers..
Hilwa

Tuesday, August 2, 2011

Be a Multitasking!!

Oohh.. can't believe!!
Akhirnya saya buat suatu langkah kecil, yaa.. Hilwa's House of Hijab and Accesories akhirnya saya launching. Bertepatan dengan 1 Ramadhan kemarin :D
Rasanya senang bisa membuat sesuatu untuk sesuatu yang saya suka..
Its like a dream gone real #exited

Tantangan ke depan yaa harus menjalankan itu dengan sisa-sisa waktu yang saya punya, harus pintar-pintar membagi waktu disela-sela pekerjaan, BiWi, liburan, dll, hehehe.. :rupanya saya sibuk sekali yaa:

Saya harus bisa melakukan semuanya dalam waktu yang bersamaan! Oh well, kebayang deh betapa akan sangat menuntut perhatian. Tapi at least, ini sesuatu yang saya suka :D
Kantor saya pun tampaknya akan sibuk, saya harus mengurus beberapa seminar internasional yang akan diadakan RCCC-UI.
Dan BiWi, tampaknya meminta perhatian lebih untuk kembali ditegaskan arahnya. Kita seperti mati suri. Tapi sangat ingin membuat BiWi lebih maju :D

Untuk program Hilwa's House pertama adalah GARAGE SALE!!
Yapp, saya memiliki barang-barang yang bagus dirumah tapi jarang sekali saya pakai. Daripada belum ada produk apapun yang saya jual, lebih baik menjual barang pribadi dengan harga murah kan? hehhee..
Dan ini terbuka untuk umum, siapapun boleh ikut menjual barang pribadinya dengan harga murah sehingga kita bisa profit sharing :D
ide yang bagus kaann? ;)
kalian bisa hubungi saya di hilwazein [at] yahoo [dot] com

I have to be a multitasking, can do many things at the same time :)

xxx,
Hilwa

Nb: see Hilwa's House Blog
http://hilwashouse.blogspot.com

Sunday, July 31, 2011

My Weekends // Perfect :D

I told you before, its perfect week!!

Sabtu ini hunting foto lagi bersama Rati. Kali ini di Kota Tua, dan bertema vintage :D

Dan ini sebagian foto-fotonya..
Look so pretty, eh?

me, and Rati :D

Rencananya jika kita punya waktu luang, kita akan sering spend weekend together untuk jalan-jalan, hahhaa.. :berasa pasangan lesbian:

Selain itu, saya menutup weekend dengan mengakhiri ritual kita selama bertahun-tahun: Menonton Harry Potter 7 Part II bersama Anit dan Nisa. Well, kita melakukan ini sejak Harry Potter yang pertama, dan itu sudah lama sekali menjadi agenda tahunan kita.
Dan tahun depan tanpa Harry Potter?
emm.. it will be different, guys ;)


Lalu, soo exited!! Ramadhan is on the air!!
Walaupun melewatkan tarawih berjamaah pertama di musholla depan rumah (karena masih sibuk bersilaturahmi), tapi rasanya senang sekali bisa berjumpa dengan bulan Ramadhan lagi. Semoga tahun ini bisa lebih maksimal dalam menjalankan ibadah, karena udah g ada tugas-tugas kuliah, penelitian (inget dulu, pernah mabok pas puasa disuruh identifikasi plankton yang bejibun), dan skripsi, hahhaa..
Something missing, eh? :D


Rasanya Ramadhan selalu menjadi momment yang tepat untuk bersilaturahmi, yaapp..
tinggal tunggu saja jadwalnya saya bertemu dengan teman-teman lama, dan kembali mengingat masa-masa dulu. #exited

Selamat menjalankan ibadah kawans, semoga selalu sehat, bersemangat, dan istiqomah dalam menjalankan ibadah, amiinn..

Dan saya mohon maaf apabila ada kesalahan selama ini :D


Love,
Hilwa

Tuesday, July 19, 2011

My Life // Regret

err..

still don't know what to write today..
I got busy at the office. deadline for report, database, account, etc makes me busy recently.. it makes me forget what I have to write here..

but, after I blog walking and see Elsie's blog, I feel so happy!! its very inspiring blog. you have to see her blog! It gives me idea about my galery and studios in the future, about my wedding, and my life, hahhaa..
she got what I dreaming :D
and it was sooo inspiring!!

if I can turn back into the past, maybe I ll choose to school at school of art or design. that my passion. but, well.. I can't go back :(
anyway, it isn't too late to start something :D
I have to start it soon, or later..
but, I guess more soon more better :) :)


xo,
HiLwa :)

Monday, July 18, 2011

Brother Land Shop Tips

Senin lagi :D
Yeayy..!!
Akhirnya laporan-laporan itu selesai jugaaa.. Satu kewajiban sudah tertunaikan..

Mood saya belakangan ini membaik dengan sendirinya, yaapp.. Daripada mencari kebahagiaan dari orang lain, lebih baik mencari dan membuat kebahagian sendiri. Salah satunya adalah dengan belanjaaa!

Sabtu lalu, saya menemani teman saya beli kebaya untuk wisuda di Tanah Abang.
W.O.W!! Semakin dekat dengan bulan Ramadhan, Tanah Abang amat sangat penuh kawans.. Jangan harap kalian kesana minggu ini atau minggu depan, pasti akan sangat penuh.. Apalagi mendekati lebaran. Pastinya sangat crowded..
Dulu saya pernah beli kebaya untuk wisuda disana. Tapi mencari toko yang sama adalah suatu kesulitan tersendiri. Bayangkan, udah tawaf muter2, toko yang waktu itu g ketemu-ketemu juga. Tapi akhirnya ketemu juga sih, setelah 4 jam mencari :D

Beberapa tips saya untuk berbelanja di Tanah Abang:
  1. Jika sudah menemukan barang di suatu toko, segeralah beli. Daripada buang-buang waktu untuk berkeliling lebih baik beli saja dulu. Jika tidak, mungkin akan sulit menemukan toko itu lagi nanti.
  2. Biasanya barang yang dijual di Tanah Abang adalah barang yang dijual grosiran, kodian, atau lusinan. Dengan minumum pembelian 3 buah. Jika mau lebih irit, belanjalah kesana dengan minimal 2 orang teman. Jadi kita bisa mendapatkan barang dengan harga yang lebih murah. Atau bisa juga membeli dengan pembelian minimum jika ingin dijual kembali.
  3. Jangan takut menawar. Kadang jika kita menilai harga yang ditawarkan sudah murah, kita jadi malas menawar, padahal sebenarnya mungkin kita bisa mendapatkan harga yang lebih murah lagi :D
  4. Jangan malas untuk mengobrak-abrik dan mencoba suatu barang. Telitilah sebelum membeli, karena bisa jadi barang yang kita beli tidak muat ketika dirumah. Jadi jangan takut mencoba.
  5. Kenalilah tempat-tempat berbelanjanya, misalnya lantai B untuk bahan-bahan, brokat, gorden, dll.. Lantai 1 untuk fashion, dll. Hal itu agar kalian tidak pusing mencari dan mondar mandir.
  6. Tentukan tujuan, misalnya mau beli tas, maka kita akan ke lantai 3, jika ingin beli baju ke lantai 5, dst. Hal itu agar kita tidak lapar mata ingin membeli apa yang tidak dibutuhkan dan membuat kantong jebol, hahhaa..
  7. Gunakanlah pakaian dan sepatu yang nyaman. Yaa, walaupun katanya Tanah Abang ber AC, tapi AC nya g akan sedingin GI, hehee.. dan orangnya sangat banyak, jadi kadang AC tidak terasa sama sekali. Jadi daripada kita kegerahan, lebih baik antisipasi dengan menggunakan pakaian dan sepatu yang nyaman.
  8. Jagalah barang bawaan anda. Kita tidak pernah tau dimana dan kapan saja copet beraksi. Walaupun alhamdulillah, saya g pernah kecopetan. Tapi g ada salahnya kan menjaga barang bawaan kita. Waspadalah! Waspadalahh!! Kejahatan terjadi bukan karena ada keinginan pelakunya, tapi karena ada kesempatan :D
  9. Jaga barang belanjaan anda jangan sampai tertinggal. Well, ini sering terjadi pada ibu-ibu yang bawaan borongannya banyak. Hinggap di satu toko, mampir ke toko lain, dan lupa lah kalo dia bawa belanjaan, terus ngeloyor pergi.. Akibatnya barangnya ketinggalan. Adakalanya barangnya bisa ketemu lagi karena diamankan oleh pemilik toko, tapi kadang bisa juga hilang. G mau kan barang belanjaan yang sudah kita beli hilang begitu saja? :D
  10. Selama saya ke Tanah Abang saya tidak pernah menggunakan mobil pribadi, karena akan sangat repot dan macet akses menuju dan keluar dari Tanah Abang. Gak mau kan waktu belanja terkuras gara-gara kelamaan nyari parkir, atau frustasi duluan karena macet. Biasanya sih saya naik kereta atau naik bajai. Lebih irit waktu, uang, dan tenaga..
Semoga berguna untuk kalian para shopper :)

xo
Hilwa

Friday, July 15, 2011

Starting Point

Ternyata sulit juga untuk memposting sesuatu setiap hari. Excusenya sih, kadang suka bingung mau nulis apa. Dan kadang sangat sibuk wara-wiri sampai g sempet lama-lama di depan blog untuk menulis. Kadang terlalu banyak pekerjaan dan deadline yang harus dikerjakan. Dan kadang terlalu malam dan capek untuk bercerita di blog.

Oh, well..
Ini yang saya ingin tulis dari kemarin-kemarin sebenarnya:

Tentang memulai usaha lagi!
Bisakah saya? Entahlah..
Jawabannya ada pada proses sebenarnya. Apakah akan berhasil atau gagal.

Mengapa?
Setelah melihat blog-blog menginspirasi waktu itu, saya jadi punya keinginan untuk berbisnis fashion lagi. Dulu saya pernah mencoba merintisnya ketika masih kuliah. Tapi berhenti karena beberapa hal (banyak excusenya kalau saya sebutkan disini).
Dan beberapa hari yang lalu, lagi iseng-iseng nonton TV, saya melihat acara 'Apa dan Siapa' di TVone, dan narasumbernya adalah pada pengusaha muda. Dan makin bulatlah tekad saya untuk memulai sesuatu.

Yaa, yang susah dari memulai usaha adalah memulainya.
Banyak ide-ide dalam kepala saya sebenarnya, tapi belum ada satupun yang dieksekusi. Sayang sekali sebenarnya. Sekarang untuk urusan modal pun saya g perlu risau seperti dulu, karena saya punya penghasilan kerja yang bisa saya gunakan sebagian untuk modal usaha. Dan butuh keberanian untuk bergerak dari zona nyaman sebagai pekerja. Berwirausaha itu adalah suatu resiko.
Tapi, kata bu Susi yang punya SusiAir itu, ketika kita masih muda, jika gagal dalam berusaha, tidak usah takut, karena kita masih bisa berusaha lagi. Toh, kita bisa mendapatkan pengalaman dalam menerima kegagalan dan mencoba lagi.
Dan kita g akan selamanya gagal, bukan? ;)

Dan menurut Elang Gemilang (kalo g salah yaa.. ) pengusaha properti muda, suatu bisnis itu harus dimulai dari yang menghasilkan, hal yang kita sukai, dan yang paling mudah. That's it!!

It's sounds so simple, isn't it? :D
Tapi berapa banyak yang mendengar siaran malam itu yang benar-benar mencoba memulai sesuatu?

Semoga saya termasuk dalam salah satu yang memulai :)

xoxo
Hilwa :)

Wednesday, July 13, 2011

10 Random Things About Me :)

Wanna share something about my life.
Some Random things about ke-DUDUL-an guee..

#1
Ngerasa bahagia dan lengkap banget kalo bisa eek setiap pagi :D
Sumpah yaa, kalo udah eek itu, rasanya plooonngg banget!!
G ada rasa was-was kalo mau kemana2 karena harus nyari2 WC untuk buang hajat!
Dan g ngerasa punya utang karena belom eek, hahhaa :))

#2
Sangat suka makan! Percayalah, makan bisa membuat mood menjadi baik. Perut kenyang hati senang!
Dan kemarin saya menemukan puff (sus) enak di dekat rumah. Tentu saja masih lebih enak puff yang di bandara! ssoooo yuumm..

#3
Sekarang saya tau, selain terapi menulis untuk membuat mood menjadi lebih baik, ternyata menggambar bisa membuat saya menjadi lebih baik :D
Saya bisa tidur nyenyak sekali tadi malam, karena menggambar sebelumnya..

#4
G suka kalo nerima telepon malam2 buta yang cuma ngomongin hal g jelas. Kecuali dari 'orang yang memang diharapkan' hehhee..

#5
Pelupa sekali!
Mungkin ingatan jangka pendek saya lemah. :(

#6
Tukang nyasar.
Jangan tanya jalan sama saya! karena dijamin akan nyasar :D

#7
Buat saya membaca serial detective adalah untuk mengasah intuisi saya, untuk mempelajari bagaimana memecahkan masalah, dan menilai keadaan.
Selain itu, buku psikologi membuat saya bisa lebih memahami bagaimana saya harus bersikap pada orang lain

#8
Saya sangat suka menonton Sponge Bob!!
Entah kenapa, walaupun sudah ditonton sebelumnya, tapi itu bisa selalu membuat saya tertawa setiap pagi, setidaknya menambah semangat dan memperbaiki mood untuk kembali beraktifitas. Sponge Bob dan Patrick memang benar-benar makhluk yang konyol :D
Selain itu, mood booster saya di pagi hari adalah mendengarkan Sigap 88 di Mustang FM. Tertawa karena mendengar mereka bercanda, dan berjoget ria di depan kaca kalo denger lagu-lagu up beat :D

#9
Well, tetap bermimpi untuk menjadi designer :D
Why? Karena kalo saya sudah jadi ibu-ibu nanti, memiliki suami dan anak2, dan prioritas saya berubah, rasanya pekerjaan itu yang lebih enak untuk dilakukan. Simple, sesuai dengan bakat saya, dan cita-cita saya sejak lama <3

#10
If I were a boy :D
Seandainya bisa memilih untuk dilahirkan menjadi laki-laki atau perempuan, saya ingin mencoba menjadi laki-laki.

xo:
Hilwa

Tuesday, July 12, 2011

Dream

Yoo hooo..
I'm back with positive energy :)

oohh.. well.. I'll tell you why ;)
Since I'm blogging everyday, I found many good, inspiring, and cute blog! Not only tell about their life activity, but their hobby, design, photos, and many more.. you can visit cocomomo's blogs to see how Ayang make some cute stuff.. and after I see Elsie's blog I found some positive energy to start making design like I does before. It's very inspiring, gals..

Since I was lil girl, I dreaming to be designer. But it didn't realize yet. I haven't basic knowledge about design, patchwork, and sewing.. I just like drawing and making some design. I still kept my design (fashion design) while I'm in elementary school :D
And last night, I can't stop drawing until midnight. It's feels like I found my passion again!
I think I forget how to design, how to draw, but, I it didn't!! I still remember how to design and I feel soo happy with that!
Maybe someday I have to make my dream come true, to make my designs being real

Actually, I have makes some of my design to be real. And I'm proud with my design. It's like when somebody asking you, "Hey, your dress was so cute!! Where did you buy it?".
And I can say proudly, "I made it myself" :D

I'll start designing again.
I am decided someday I'll make some galery, studio, and stores to make my dream come true :)
Wish me luck, dear..

xo: Hilwa:)

Friday, July 8, 2011

Mengetuk Pintu

:Sent:
Baru saja saya kirimkan CV dan foto untuk host Jejak Petualang.

Kualifikasinya adalah:

Yapp.. mengetuk pintu itu seruu!! Mendebarkan..

Seperti yang pernah saya posting sebelumnya tentang mencoba sesuatu. Mencoba sesuatu diibaratkan dengan mengetuk pintu, kita tak akan pernah tau pintu itu akan terbuka atau tidak jika tidak mengetuknya.


Kadang kala, merasa tidak percaya diri untuk mengetuk, takut bahwa pintu itu tak akan pernah terbuka. Tapi, sekarang saya harus mencoba, setidaknya mencoba mengetuknya. Apapun itu hasilnya, terbuka atau tidak. Allah menilai usaha kita, yaa.. ikhtiar kita terhadap sesuatu. Bukankah alam semesta akan membantu kita jika kita menginginkan sesuatu dan berusaha untuk menggapainya? :D

Sekarang satu kesempatan untuk mengetuk sedang terbuka. Ini salah satu impian saya sejak lama. Apapun hasilnya, saya akan menyerahkan semuanya pada Allah. Karena Dia tau yang terbaik.

Dulu saya pernah mencoba mengetuk pintu dan gagal, pintunya tidak terbuka. Dan itu membuat saya sempat terpuruk, karena tak terbiasa menerima kegagalan. Sekarang, saya sudah belajar dari kegagalan, ikhlas menerima kegagalan, dan bangkit dari kegagalan. Bahwa gagal merupakan suatu proses untuk menuju keberhasilan. Apapun hasilnya, berhasil atau gagal, semua yang terbaik untuk diri sendiri.

Kita tak pernah tau rencana yang diberikan tuhan pada kita, yang perlu kita lakukan adalah berusaha meraihnya dan ikhlas menerima takdirnya. Tuhan tau yang terbaik untuk kita, bukan yang kita inginkan tapi yang kita butuhkan :)

:Salam:

Tuesday, June 7, 2011

Backpacking ke Ujung Genteng

Yeayy.. setelah bekerja, rasanya memiliki liburan yang agak panjang menjadi suatu momment yg sangat langka. Dan sangat amat sayang rasanya kalau cuma menghabiskan waktu di rumah..
Dan berawal dari rencana dadakan segelintir orang, akhirnya jadilah wacana backpacking ke Ujung Genteng menjadi kenyataan :) :)

Awalnya sih, kami (saya, Mia, Rizki) berencana ke Gunung Dieng. Tapi karena keadaan disana sedang tidak memungkinkan, akhirnya dibuatlah beberapa plan cadangan, ke Bali Barat, ke Ujung Kulon, maupun ke Ujung Genteng. Tapi karena satu dan lain hal, akhirnya dipilihkan Ujung Genteng sebagai lokasi backpacking kita kali ini..

Pantai di Ujung Genteng

Well, awalnya sempet pesimis juga bakalan berangkat. Karena, kita cuma bertiga, nekad sih bisa sebenernya. Cuma jadi agak krik-krik aja kalo jalan-jalan
bertiga. Dibukalah OR di FB, dan bertambahlah satu orang, yaitu Asiah, temen SMP gw. Selain itu ada pula Sisil, anak Bio 08, dan si Bhe yang ujug-ujug dapet libur :)
dan voilaaaa.. kita berenaaaammm :D

Rombongan backpacker

Petualangan kita dimulai dari Depok, naik kereta menuju Bogor. Dari Bogor dilanjutkan ke Terminal Bus Baranagsiang dan mencari bus MGI jurusan Bogor-Surade. Dari Surade kami lanjutkan lagi naik angkot ke Ujung Genteng. Sampai lah kita di penginapan sederhana itu.

Jangan dikira perjalanan kita ini singkat lho, kawans.. pantat sampe tepos gitu karena kelamaan duduk di bus. Rasanya koq g nyampe-nyampe yaa, hahha..

Ada apa aja ya di Ujung Genteng???
Fyi, Ujung Genteng itu punya pantai yg bagus dengan pasir putih dan ombak yang sangat besar. Sangat cocok untuk para surfers. Tapi tidak cocok untuk yg mau snorkeling ataupun diving. Selain itu, kalian bisa dapatkan makanan laut dengan harga yang murah di pelelangan ikan. Dannn, disana ada tempat konservasi penyu dan tukik. Jadi setiap sore hari, kalian bisa ikut melepaskan tukik (anak penyu) yang baru lahir ke laut. Dan malamnya kalian bisa melihat ibu penyu bertelur.. plung.. plung.. plunggg.. :p

Asiah dan tukik

Nah, pulangnya, kalian bisa mampir ke Curug Cikaso. Ada alternatif kalo mau menuju Curug Cikaso, jalan kaki maupun naik kapal kecil. Tapi kalo budget kalian minim, lebih baik jalan kaki, karena cuma 10 menit dari tempat parkir mobil.
Di Curug Cikaso, kalian bisa mandi di air terjun dan berenang-renang karena airnya yg tidak terlalu dingin. Suasana di Curug Cikaso pun relatif sepi dibandingkan dengan air terjun lain yang pernah saya datangi. Jadi sangat puas sekali untuk berenang-renang..

Curug Cikaso

Nah, berikut saya rincikan biaya dan lama perjalanannya. Fyi, untuk perjalanan kemarin saya hanya menghabiskan uang sebesar 250K :) murah meriah kaaaann?? tapii, itu untuk backpacker seperti saya, yang membawa bekal makanan sendiri, dan memilih penginapan yg murah meriah..
St. Pondok Cina-St. Bogor 2K (30')
St. Bogor-Terminal BaranangSiang 2K (30')
St. BaranagSiang-Surade (MGI) 35K (8 H), fyi cuma ada 1 dalam sehari, dan berangkat pukul 8.30
Surade-Ujung Genteng (Carter Angkot) 100K (1H) dibagi berlima jadi 20K perorang
Sewa penginapan 125K permalam (2 malam jadi 250K)
Sewa motor 20K (untuk jalan2 ke Penangkaran Penyu). Satu motor bisa untuk berdua, jadi masing2 10K
Ikan bawal 15K perkilo plus cumi 7 ons 25K
Nasi bakul 10K bisa untuk 2 kali makan (perorang 2K)
Sewa angkot untuk pulang (Ujung Genteng-Surade-Cikaso-Surade) 150K
Masuk Curug Cikaso 5K

Berikut saran-saran yang bisa saya berikan:
Rencanakanlah perjalanan kalian dengan matang. Kapan waktu berangkat dan kapan waktu pulang. Kemarin, kami berangkat hari kamis dan pulang sabtu malam. Jadi sampai rumah minggu pagi dan sempat menginap di dalam bus.
Lalu, persiapkan perbekalan kalian dengan baik dan praktis. Walaupun temanya adalah IRIT mode: ON, kalian tetap harus makan makanan yg bergizi. Karena perut kenyang, hati akan senang dan liburan kalian akan menyenangkan :)
Selain itu, persiapkan uang yang cukup. Jangan terlalu boros dan jangan terlalu pelit. Perhitungkan semuanya dengan baik serta disiplin terhadap pengeluaran.

Well, kira-kira begitulah cerita perjalanan saya kemarin.. semoga dapat menginspirasi dan menambah keinginan kalian untuk berpetualangan..

Salam :)

Monday, February 15, 2010

suatu keinginan: )



Dari duLu saya udah hobby mendisain baJu2.. kadang Juga mewarnainya. Hanya baru beberapa tahun ini beberapa desain saya sudah diwuJudkan daLam bentuk baJu, dan tentunya bukan saya yang menJahitnya, hehehe... tapi saya titipkan ke tukang Jahit.

AdakaLanya baJu yang modeLnya bagus biasanya ukurannya keciL dan pendek untuk musLimah. Maka itu, kadang saya membuat modeL serupa dengan tangan yang Lebih panJang dan ukuran yang agak Longgar.

Beberapa buLan yang LaLu, saya berbisnis keciL2an dengan membuat desain, menJahitnya, dan menJuaLnya kepada teman2 saya. Lumayan, beberapa baJu Laku di beLi. Tapi, tentu saJa, ada Juga yang tidak, hehehe.. Kadang maLah, karena hasiLnya Lucu, saya Jadi ingin memakainya sendiri dan tidak Jadi saya JuaL *penJuaL yg Latahan*

Tapi, rencananya saya ingin memuLai Lagi berJuaLan baJu rancangan saya. Namun, kendaLanya ada di tukang Jahitnya. AdakaLanya ibu tukang Jahit menerima order dari orang Lain dengan JumLah banyak, Jadi pesanan saya agak tertunda. Saya pernah memikirkan untuk beLaJar menJahit sendiri, haL itu beLum kesampaian sampai sekarang karena banyak haL. PadahaL mungkin kaLau saya bisa menJahit sendiri, biaya produksi pun akan Lebih murah. Yappp!! Suatu saat saya harus bisa menJahit sendiri..

Dan 1 Lagi, saya naksir satu set mesin Jahit!! Saya meLihat mesin itu ketika ada pameran di saLah satu maLL di Depok. Tapi harganya mahaL sekaLi:(