Tuesday, September 6, 2016

Pindah Rumah

Hmmm.. sepertinya saya kebanyakan blog sebelum ini. Maklum laaahh, gaptek pisaaann.. jadinya setiap ada apa-apa bikin halaman blog baru, pake email baru.. dan ternyata malah banyak yang g keurus eeuyy.. ya ngecraft lah, kontempletasi pribadi lah, dll laah.. jadi lieuurrr.. Udah gitu kebanyakan email, jadi pusing. Kadang lupa passwordnya teh yang mana yaa..


Ternyata eh ternyata, satu email juga bisa buat banyak blog. ealaahh.. kemana aja saya selama ini?? hahhaa.. jadi saya satuin aja lah semuanya ke email official saya.

Jadinya saya cukupkan aja yaa postingan saya di blog iniadwafamily.blogspot.co.id

Yak, yang masih berkenan silahkan dikunjungi..
Terima kasih,
dan saya sudah pindahkan semua ke blog saya yang lain.. 
xoxo
Hilwa

Tuesday, August 19, 2014

Hi.. (again)

Hi, friends..

Udah lama banget yaa, udah g update di blog ini.  Yaap, karena saya mengelola blog saya yang lain.  Memiliki 2 blog seperti memiliki dua kepribadian yang berbeda.  Apa yang saya ingin tampilkan di blog yang ini saya bedakan dengan dengan blog yang lain.  Blog CraftStudioo saya khususkan untuk menampilkan pengalaman saya di dunia peng-crafter-an.  Sedangkan blog ini berisi personal life

Saya sudah lama ingin menulis lagi sebenarnya.  Tapi ingin memulai awal yang baru, seperti membuat blog yang baru misalnya.  Tentang kehidupan saya setelah menikah.  Resep makanan yang dibuat di rumah mungil kami.  Menceritakan kekonyolan kami sehari-hari dan lainnya.  Tapi rasanya sayang sekali meninggalkan blog ini.  Begitu banyak yang terjadi.  Dan menjadi semacam mesin waktu untuk saya mengingat kembali momment-momment yang telah terjadi.  Perasaan saya pun mengembara bersama tulisan saya..

Waktu berlalu.  Orang-orang dalam hidup datang dan pergi.  Entah saya, atau mereka yang pergi dan meninggalkan.  Semua berputar dan tak ada yang abadi.  Di titik tertentu, saya ingin kembali ke masa-masa itu.  Ketika pilihan-pilihan begitu mudah dibuat dan pengalaman diukir sebanyak-banyaknya.  Namun, fase saat ini, yang saya lalui pun begitu berarti dalam hidup saya.

Ya, fase menikah.  Begitu banyak pendewasaan yang saya alami.  Kebahagiaan yang tak bisa diungkapkan ketika mendapati orang yang kau sayangi berada di dekatmu setiap hari, melihatnya bangun tidur, makan masakanmu, memujimu, dan bersyukur memiliki mu.

Inilah hidup saya.
Hilwa

Saturday, March 29, 2014

Craft Studioo

Me and my husband live happily in Bandung.. 

Yapp.. sedari Januari 2014 saya resmi jadi Bandung citizen, hohooo.. 
So far, suasana aman terkendali, saya bisa beradaptasi dengan cepat dengan peran baru saya sebagai istri, cieeehh.. dengan kebiasaan kebiasaan baru, tanggung jawab baru, dan kegiatan baru...

Bandung kota yang cukup menyenangkan untuk ditinggali.  Udaranya g terlalu panas, walaupun macet tapi masih manusiawi (g kaya' di Jakarta), makanan enak-enak, mau jalan-jalan juga banyak yang oke n deket, mau belanja apa lagiiii, hahhaa..

Kegiatan saya di Bandung masih g jauh-jauh dari ngajar, kali ini di bimbingan belajar.  Pertimbangannya setelah menikah pasti akan agak repot mengurus rumah, jadi yaa cari kerjaan yang praktis dan g mengambil banyak waktu.  Setidaknya it makes me keep sane dengan ketemu orang baru, berfikir dan mengajar..  Tapi yaa, jadi agak kurang leluasa aja kalo mau ke Jakarta di weekend karena kerjanya full dari senin-sabtu..

Selain itu, karena memiliki sedikit waktu luang, saya jadi lebih punya waktu untuk menjahit.  Akhirnya jadi deh line baru untuk karya-karya handmade saya, yaituuu CRAFT  STUDIOO :) 

Craft Studioo by Hilwa

Ahh yaaa.. silahkan di klik link nyaa, trus di follow yaak blog nyaa, hehhe..  
ehh ehh... udah gitu ada Twitter and Instagram juga loohh.. bisa dicari di @craftstudioo  
*malah promosi*
*gapapa, bebas!! blog sendiri ini* 

Well, Craft Studioo ini juga salah satu media saya untuk mengaktualisasi diri.. walaupun masih merintis, tapi mudah-mudahan bisa istiqomah, *uhuk* 
Istiqomah ini sebenernya yang susyeeehh..  Secara, kadang bergerak berdasarkan mood, hahhaa.. kurang motivasi nih, hahhaa.. *gubrag*

Tapi ya gituuu.. kadang liat kesukesan orang lain, jadi semangat juga.. tapi kadang jadi minder, bisa g yaa kaya gituuu.. Dan di Bandung ituuh yaa, banyak juga lho crafter yang oke oke banget.. Karya-karyanya ciamik dan bikin ngiler.  Inspiring laahh.. Ahh, pokoknya harus bisa kaya gituuu!!  Haruuusss!!

Ah yaa, saat ini produk Craft Studioo baru beberapa, kaya dompet, pouch, semoga kedepannya ada karya yang lebih oke lagi..  Pengen banget self improvement dengan mencoba membuat produk baru dan berkualitas.. Amiinn.. Doakan yaaa..


Long Wallet by Craft Studioo

Simple Clutch

Cute Pouch

Nahhh, ini beberapa produk Craft Studioo yang udah dibuat.. 
Ayoooo, di koleksiii :)

Friday, March 28, 2014

Ceracau: Kenangan

Berbicara tentang kenangan..
Sebentuk memori yang masih tersimpan di dalam otak kita, tentang suatu peristiwa atau kejadian yang pernah kita lalui.  Tapi kadang kita terlupaa..

Malam ini, kembali saya membuka-buka foto di halaman Facebook saya.  Untungnya beberapa foto sudah pernah saya publish di Facebook, jadi ketika hardisk saya rusak masih ada beberapa foto tersimpan di Facebook..

Anyway..
Saya tersenyum-senyum haru sendiri dibuatnya.  Time goes flies.. Kadang ingin kembali ke saat-saat itu.  Merindukan kawan-kawan lama yang pernah hadir dalam hidup.  Apa kabar mereka yaa?  Ingin rasanya bertukar canda tawa lagi, rasanya pasti akan tetap sama..

Kenangan kadang memberi kita kehangatan, tentang moment indah yang pernah dibuat bersama.  Tak percuma orang narsis dimanapun, karena kenangan yang datang melalui foto-foto itu akan selalu tampak jelas ketika ingatan kita terbatas.  Dan akan selalu memanggil memori yang menyenangkan, dengan tema nostalgia.

Mulai sekarang, saya akan lebih rajin lagi untuk mengabadikan moment bersama orang-orang yang saya cintai..  Keluarga, sahabat, dan orang terdekat lainnya

Karena jika orang itu tiada, hanya kenanganlah yang akan hidup dalam ingatan yang ditinggalkan dan membekas..

My family, on last Ied

Tuesday, December 10, 2013

Update About My Life

Wahh, sudah bulan Desember yaaa.. tahun akan berganti sebentar lagi.
Rasanya agak menakjubkan bahwa keinginan-keinginan dalam hidup dapat terwujud ditahun ini, salah satunya menikaaaaaahh!!  Yappp! Saya sudah menikah di usia saya yang tepat 25 tahun pada 24 Agustus 2013 kemarin.  Hari yang dinanti-nanti oleh kita berdua akhirnya datannngg, and we are so happy with that.

Dan awal bulan ini, hubungan kami menginjak 2 tahun.  Dua tahun lalu kami mulai berkenalan dan menjalin komitmen.  Ahh.. waktu.. Kadang tak sabar menanti apa yang akan terjadi di kehidupan yang akan datang.  Penuh kejutan dan keajaiban tentunya.  

Saat ini kami masih tinggal terpisah, Bandung dan Depok karena pekerjaan saya tidak bisa ditinggalkan semester ini.  Jadi saya sangat amat menunggu datangnya 2014, dimana akhirnya saya dapat tinggal bersama dengan suami saya.  Melelahkan memang tinggal separated seperti ini, physically and mentally.  Harus bolak-balik Depok, Bandung, BSD, terkadang sangat melelahkan dan tentunya costly.

Ini pertama kalinya saya akan meninggalkan rumah walaupun waktu SMA dulu sempat tinggal bersama bude karena sekolah di Jakarta.  Rasanya exited, sedikit khawatir, dan entahlahh..  Rumah kami di Bandung cukup nyaman dengan akses kemana-mana yang mudah.  Rasanya exited karena akhirnya saya bisa membangun rumah tangga berdua.  Sedikit khawatir karena belum punya social life disana, belum hafal jalan, takut kesepian ditinggal kerja oleh suami dan g ada orang dirumah (dimana rumah saya sangat ramai dengan banyak saudara), dan macam-macam perasaan lainnya.

Saat ini saya sudah merencanakan apa yang akan dilakukan untuk mengisi waktu dengan kegiatan produktif disana saat saya belum bekerja.  Saya akan men setting up Craft Studio lagi, semoga kali ini saya bisa fokus mengurusnya yaa.. 

Friday, August 16, 2013

Good Relationship

Entah kenapa saya seringkali dijadikan tempat bercerita masalah pribadi oleh sahabat dan teman-teman saya.  Dari mulai masalah pekerjaan, rumah tangga, cinta, keluarga dll.  Dan, yaa.. yang paling sering adalah tema percintaan.  Berkaca pada hubungan yang saya bina sendiri untuk menjadi perbandingan sering saya lakukan.  Tapi bukan berarti hubungan saya juga tanpa cela.  Kadang saya sendiri pun mengalami kegalauan-kegalauan dalam hubungan kami.  Tapi, kami berhasil melaluinya dengan baik.

Hubungan laki laki dan perempuan memang agak unik.  Banyak faktor yang membuat berbeda antara satu hubungan dengan hubungan yang lain.  Tapi kadang memiliki pola berulang yang sama.  Bagaimana kita menyikapi suatu masalah dengan dewasa juga dilatarbelakangi oleh pola asuh orang tua, pengalaman menghadapi konflik, keimanan, kesabaran, dan rasa syukur.  Suatu hubungan yang sehat harus dari kedua belah pihak, tidak bisa pihak wanitanya saja yang berkorban terlalu banyak sedangkan laki-laki tidak melakukan apapun.  Begitupula sebaiknya.  Jika hal itu terjadi, jangan harap hubungan akan berjalan lancar. 

Banyak faktor yang membuat hubungan dapat bertahan lama, menurut saya diantaranya adalah:
1. Kesamaan pandangan
Pandangan disini dalam artian luas, visi misi dalam berhubungan.  Seringkali persepsi tentang cinta, rumah tangga, pekerjaan terlalu ideal seperti tertulis di buku-buku, sinetron, film Hollywood dll.  Hal itu yang membuat kerangka berfikir kita terlalu dimanjakan oleh stereotipe itu.  Padahal, dalam hubungan jangka panjang, akan banyak hal yang terjadi yang akan menghancurkan harapan indah tentang hubungan idealis tadi.  Kesamaan visi misi itu lah yang akan membuat kita bertahan, karena tujuan kita sama.

Sebaiknya bicarakan keinginan pribadi mengenai masa depan apa yang kira-kira dihadapi bersama.  Jika memang bisa di kompromikan itu lebih baik.  Tapi jika tidak, jangan merasa terpaksa melakukan hal itu.  Jika merasa terpaksa, lebih baik jangan dilanjutkan karena akan menyakitkan suatu saat nanti.
Kongkretnya begini, sebagai seorang Biolog, yang berjiwa bebas dan menyukai petualangan, idealnya saya ingin pekerjaan yang menantang, penuh kebebasan, hidup di alam, dll.  Tapi calon suami saya tidak setuju dengan pilihan saya, karena kita menginginkan kestabilan dalam berhubungan dan berumah tangga nantinya.  Dan itu tidak bisa dicapai jika saya bekerja terlalu jauh dalam ritme yang seperti itu.  Nah, karena kita sama-sama menginginkan hubungan jangka panjang yang baik, maka saya menyamakan visi saya bersama dia.  Karena pengertian yang diberikan, maka saya pun tidak terpaksa dalam menjalani hidup saya.  Tujuan kami sudah sama dan saya juga berupaya untuk melakukan hal yang terbaik. Get it?

2. Komunikasi yang baik
Bahasa perempuan dan laki-laki tentu saja berbeda.  Banyak joke-joke yang menyindir bagaimana laki-laki seringkali salah persepsi mengenai keinginan perempuan.  Tapi menurut saya, ada bahasa universal yang bisa dilakukan agar masing-masing saling mengerti.  Pada dasarnya tidak ada satu manusiapun yang mau disalahkan walaupun dia tau dia salah.  Jika disalahkan, kecenderungan manusia akan defensif membela dirinya.  Lebih baik utarakan keinginan dengan jujur dan baik.  Ciptakan situasi komunikasi yang positif, sering ucapkan tolong dan terima kasih.  Hargai setiap hal yang dilakukan pasangan.  Mulai dari diri sendiri untuk menjadi pendengar yang baik.  Contohkan pasangan kita bagaimana memulai komunikasi yang baik dan sehat.  Maka komunikasi yang baik akan tercipta dengan sendirinya. 

3. Jujur dan Percaya
Banyak pasangan yang memilih berbohong pada pasangannya agar menghindari konflik.  Ya mungkin itu tadi, karena kurangnya komunikasi.  Dalam kepala ada ketakutan-ketakutan jika kejujuran yang diutarakan akan menyakiti yang lain.  Tapi jujur adalah fondasi dari sebuah kepercayaan pada pasangan.  Katakan suatu hal yang memang berat dengan jujur.  Mulailah terbuka dari hal-hal kecil seperti perasaan, kegiatan sehari-hari, keluarga, kebiasaan, ketidaksukaan atas sesuatu, dan keuangan.  Hubungan yang dimulai dari kebohongan tidak akan bertahan lama.

4. Setia dan komitmen
Berbuah dari kejujuran tentang perasaan akan menghasilkan kepercayaan yang besar kepada pasangan.  Akhirnya hal tersebut dapat meningkatkan loyalitas pasangan terhadap kita dan kita terhadap pasangan.  Hubungan laki-laki dan perempuan sangat rapuh.  Jika kesetiaan telah dikhianati, hati akan sulit menerima kembali dan tidak akan pernah sama lagi.  Jadi selagi hal itu bisa dicegah, bisa diperbaiki, cobalah berfikir ulang untuk menghianati komitmen bersama pasangan.  Apalagi dalam ikatan pernikahan, akan ada banyak hati yang tersakiti jika berpisah karena hal ini.

5. Toleran
Mulailah memahami kebiasaannya, memahami dirinya, dan terima dirinya apa adanya.  Jika sedikit saja kesalahan kecil sudah membuat konflik, betapa hal itu sangat tidak dewasa.   Kita tidak berpasangan dengan malaikat yang selalu sempurna.  Dengan memperbesar toleransi kita terhadap pasangan, kita akan lebih mudah menerima kekurangannya.  Lagipula, siapasih diri kita?  Apa kita cukup sempurna sebagai pasangan?  Ada baiknya kita instrospeksi diri.

6. Kompromi
Dalam menghadapai konflik seringkali keegoisan muncul dalam menghadapinya.  Cobalah untuk mencari jalan tengah dengan berkompromi.  Seperti contoh kongkret yang sudah saya ceritakan diatas, saya dan pasangan saya berhasil berkompromi dengan baik.  Walaupun hal itu awalnya tidak mudah dilakukan, tapi jika dibiasakan berdiskusi dengan sehat maka hubungan pun akan lancar.

7. Saling membantu dan mendukung
Sebuah hubungan pada hakikatnya adalah sebuah kerjasama tim.  Bukan lagi aku atau kamu, tapi kita.  Bukan lagi kepentingan kamu atau aku, tapi kepentingan kita.  Dukunglah kegiatan yang dilakukan pasangan selama itu positif.  Terus motivasi untuk bisa berkembang bersama.  Bantu sebisanya.  Kadang wanita hanya butuh didengar keluh kesahnya dan lelaki harus dipercaya kalau dia bisa melakukannya.  Jika orang terdekat yaitu pasangan kita tidak mau mendengar atau tidak percaya, apapun yang dilakukan akan salah.  Dan akibatnya konflik pun bermunculan dengan subur.

8. Menghargai
Apa yang membuat laki-laki dihargai?  Apa yang membuat perempuan dihargai?  Yaitu jika mereka berdua menjalankan kewajiban-kewajiban mereka sebagai pasangan.  Pada hidup berumah tangga, laki-laki menjalankan kewajibannya sebagai suami dengan mencari nafkah yang baik untuk anak istrinya, akhirnya istrinya akan menghargai dengan memberikan kebutuhan yang diinginkan suaminya.  Begitupun sebaliknya. Jangan menuntut hak jika kita tidak melaksanakan kewajiban apapun.

9. Selalu memperbaiki diri
Manusia tidaklah luput dari kesalahan.  Oleh sebab itu, instrospeksi diri sangat diperlukan, selalu perbaiki diri ke arah yang lebih baik.  Lihat diri sendiri, temukan apa yang salah dalam diri sendiri.  Lalu perbaiki.  Jika diri sendiri sudah baik, makan pasangan pun akan melihat perubahan yang terjadi pada diri kita, dan tidak menutup kemungkinan hatinya akan terketuk untuk dapat memperbaiki diri juga.

10. Tumbuh dan berkembang bersama
Berkaitan dengan dukungan dan saling membantu, hubungan yang sehat itu seharusnya menjadikan pribadi-pribadinya individu yang lebih baik, karena senantiasa saling mengingatkan dan menghargai.  Dukungan yang diperoleh dari kedua belah pihak dapat mendatangkan energi positif dalam melakukan kegiatan, baik pekerjaan, maupun pendidikan.  Pernah dengar kan pepatah yang mengatakan, 'Dibalik pria sukses pasti ada wanita hebat dibelakangnya'  Ya, karena wanita lah yang mendukung laki-laki agar dapat lebih berkembang.

11. Romantisme
Hangatnya hubungan juga dihidupkan dengan adanya romantisme.  Buatlah kejutan-kejutan kecil untuk pasangan.  Usahakan buat dirinya bahagia, maka dia pun akan melakukan hal yang sama.  Hilangkanlah kejenuhan dalam hubungan yang anda rasakan dengan melakukan hal-hal baru dalam bidang apapun.  Ingat, ada alasan anda bersama pasangan, yaitu cinta.

12. Tulus dan Tidak berharap apapun
Berharap kepada manusia memang akan menyakitkan.  Kita tidak hidup dalam dongeng yang setelah menikah 'they will live happily ever after'  pada kenyataannya kehidupan setelah menikah jauh dari hal itu.  Kekecewaan-kekecewaan pada pasangan seringkali datang.  Tapi ingat, dia lah yang kita pilih sebagai pendamping hidup kita.  Maka, menyesal pun tidak ada gunanya.  Penyesalan malah akan memperburuk keadaan.  Lebih baik, jalani hidup dengan sebaik-baiknya.  Berharap dan berdoa pada Allah agar memiliki hubungan yang baik, berikan kasih sayang secara tulus.  Dan jangan mengharapkan apapun.  Jika toh pasangan membalas, anggap saja itu sebagai bonus.

***
Well, saya sendiri memiliki ketakutan terhadap kehidupan setelah menikah.  Kata-kata hidup bersama SELAMANYA agaknya memiliki efek tersendiri bagi saya.  Selamanya berarti, sampai salah satu dari kita mati.  Akan banyak hal yang terjadi mungkin di masa yang akan datang.  Tapi bukan berarti saya takut untuk menikah.  Anggap saja itu suatu petualangan baru yang akan saya lalui, tapi kali ini saya tidak sendiri, saya bersama pasangan, orang yang saya pilih.

Semoga catatan kecil saya bermanfaat...
Salam :)

Senyum Itu Menular

Taqabalallahu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum..
Minal Aidin wal Faidzin
Selamat Idul Fithri 1434 H, semoga amal ibadah Ramadhan kita diterima oleh Allah. Maafkan jika terdapat kesalahan yang saya perbuat.

Well, libur lebaran sudah berakhir dan saatnya kembali ke rutinitas semula.  Walaupun sekolah baru akan mulai kegiatan belajar pada pekan depan tapi guru-guru sudah masuk dari pekan ini.  Enaknya sih kita bisa datang agak siangan daripada ketika jam mengajar karena siswa belum mulai sekolah.

Nahh, karena memiliki waktu yg sedikit luang, maka saya bisa berolahraga pagi lagi, yayy..
Saya biasa berjogging kecil di komplek sebelah pemukiman saya.  Banyak orang yang saya temui ketika sedang berolahraga.  Dan, dari senyuman kecil di pagi hari, mendapatkan senyuman balasan lagi dari orang lain walaupun kita tidak mengenalnya, rasanya itu menjadi permulaan hari yang baik.

Dan senyum itu menular.  Tatapan asing orang lain yang memandang kita, jika kita menyunggingkan senyum, kita akan mendapatkan senyum serupa.  Cobalah :)

Sunday, July 14, 2013

Married Soon

Assalamualaikum, readers.. 
Nongol lagi, ehhh... tau-tau udah bulan Ramadhan aja yaa..
WOW, time goes flies yaa..

Sebenernya bingung mau nulis apa, hmm.. ini aja deh..
I WILL MARRIED SOON!! :)  
Saat-saat yang berbahagia dan ditunggu-tunggu akhirnya akan tiba.  Sebuah penantian yang berujung bahagia, insyaallah... alhamdulillah yaaa, sesuatuuuu *ala Syahrini*

Satu persatu persiapan pun kita lakukan berdua, dari mulai lamaran, cari tempat, cari tanggal, catering, urusan KUA yg belibet,  undangan, souvenir, seserahan, seragam.. Dan dipersiapkan dengan kilat. hhahaa.. less than 1 month kyana ngurusin ini-itu..
Sekarang-sekarang ini sih, tinggal lunasin sana sini aja apa yang kita pesan, n sebar undangan deh..

Ahh, rasanya campur aduk.. hahhaa.. bahagia bahagia gimanaa gitu..
Cuma yaa, namanya mau nikah, adaa aja satu dua hal yang jadi masalah.  Tapi alhamdulillahnya kita berdua bisa melaluinya dengan baik.  Tinggal memantapkan diri masing-masing untuk menuju jenjang yang lebih baik lagi.  Semoga banyak kebaikan yang kami dapatkan nantinya.  Aminn..

Rasanya seperti mimpi, jika harapan-harapan mu terkabul satu demi satu.  Ya, keinginan untuk menikah diusia 25 insyaallah dapat terwujud segera.  Kita cuma merencanakan, Allah yang menentukan.  Semoga impian dan harapan yang lain segera terwujud kemudian.

Well, tunggu update selanjutnya yaa..

Sunday, May 19, 2013

AMPUTASI

Menurut Wikipedia, amputasi dapat berarti suatu keadaan ketiadaan sebagian atau seluruh anggota gerak atau menunjukkan atau menunjukkan suatu prosedur bedah. Karena itu amputasi dikelompokkan atas dua kelompok yaitu amputasi kongenital dan amputasi bedah. Pada amputasi kongenital ketiadaan anggota gerak disebabakan gangguan oleh pembentukan organ yang dibawa sejak lahir, sedang amputasi bedah adalah prosedur pemotongan yang memeotong tulang.

Sudah memasuki bulan ke 3 ayahku sakit.  Sudah banyak rumah sakit disinggahi untuk melakukan perawatan.  Kami semua tidak rela jika prodedur amputasi sampai dilakukan pada kakinya.  Upaya alternatif kami lakukan, mulai dari stem cell, hingga perawatan luka intensif disebuah klinik yang memakan biaya tidak sedikit.  Hal tersebut diupayakan agar kakinya, jari-jarinya, jaringannya, ototnya masih bisa diselamatkan.

Apa yang akan terjadi jika beliau kehilangan kakinya?  Itu yang kami pikirkan.  Ketika pertama beliau dirawat di RSCM, schock sekali melihat kondisi kakinya berubah menjadi parah dan seekstrim itu.  Dari memar karena refleksi, akhirnya menjadi separah itu, dalam hitungan hari.  Menyebabkan infeksinya menyebar cepat ke seluruh tubuhnya.  Dan tentu saja, akhirnya melemahkan tubuhnya.  Bertahan dengan bantuan obat-obatan untuk melawan infkesi.  Dokter pun menyarankan untuk diamputasi, karena khawatir kondisinya memburuk karena infeksi menjalar.

Atas rekomendasi dokter lain, kami memutuskan untuk tidak mengoperasinya. Lalu dipindahkan lagi ke rumah sakit lain.  Di rumah sakit itu dilakukan prosedur stem cell.  Penumbuhan kembali sel-sel yang rusak dengan isolasi sel yang hidup (sehat).  Menurut Wikipedia, stem cell atau sel punca adalah  berfungsi sebagai sistem perbaikan untuk mengganti sel-sel tubuh yang telah rusak demi kelangsungan hidup organisme. Saat sel punca terbelah, sel yang baru mempunyai potensi untuk tetap menjadi sel punca atau menjadi sel dari jenis lain dengan fungsi yang lebih khusus, misalnya sel otot, sel darah merah atau sel otak 

Kondisinya sempat membaik pasca menjalani pengobatan dengan stem cell, jaringan baru segera terbentuk dalam hitungan hari.  Seperti menyaksikan adegan dalam science fiction rasanya, melihat jaringan baru tumbuh dengan cepat membungkus jaringan rusak.  Pembuluh darah yang tersumbat pun dilancarkan lagi dengan menggunakan metode Coronary Angioscopy, dan tentu saja prosedur ini memakan banyak biaya. 

Tapi, luka diabetes tidak semudah itu ditaklukkan.  Luka yang menutup dari luar ternyata seperti menyimpan bom waktu untuk kembali terbuka.  Selang beberapa hari, terjadi pembusukan di bawah kulit.  Sel-sel mati memancing bakteri hidup kembali.  Hingga kondisinya kembali memburuk.  Lagi-lagi dokter menyarankan untuk amputasi.  Rekomendasi dokter diamputasi jari-jarinya, karena pembuluh darah pada jari-jari sudah tidak aktif, alias mati.  Jika keadaan kembali memburuk amputasi dilakukan hingga mata kaki.

Lagi-lagi kami tidak rela.

Lalu, ada yang menyarankan untuk melakukan perawatan luka di sebuah klinik di daerah Pondok Indah, kami pun ikhtiar ke sana.  Terapi dengan laser untuk melancarkan peredaran darah dan perawatan luka.  Luka yang membusuk dibuka dan dibuang jaringan yang mati hingga ketemu jaringan yang sehat.  Diharapkan jaringan yang sehat tersebut akan tumbuh kembali.

Perlahan, jaringan baru tumbuh.  Memang tidak secepat metode stem cell.  Tapi ketika dulu beliau pernah luka, perawatan luka dengan cara ini dapat membuat lukanya sembuh.  Kami pun menyimpan harapan dengan cara ini.  Walaupun karena lukanya besar, dibutuhkan perawatan yang intensif dan memakan waktu yang lebih lama.

Tapi, minggu lalu, kondisinya kembali menurun.  Demam yang menandakan infeksi kembali muncul.  Akhirnya harus kembali di rawat di rumah sakit.  Infeksi  di jari kaki yang tinggi dilawan dengan antibiotik yang membenai fungsi ginjal.  Dokter sudah menyarankan untuk melakukan cuci darah jika ingin mempertahankan kakinya.  Atau option lain, diamputasi agar menghilangkan sumber infeksi.

Akhirnya, dengan berat hati.  Mendengar suara parau ibuku bercerita tentang kondisi ayahku, operasi amputasi akan dilakukan. 

Mohon doanya

***

*Sitasi dari Wikipedia, karena tidak sempat mencari dari referensi lain.  Lagipula ini bukan tulisan ilmiah.

Thursday, April 18, 2013

My 'Lil World

Belakangan ini cuaca cukup buruk.  Hujan badai, angin kencang, disertai petir menyambar-nyambari di sekitar Depok, Jakarta dan sekitarnya.  Kalau lagi ky gini, rasanya bersyukur banget punya tempat kerja yang deket dari rumah.  Istilahnya tinggal ngesot juga sampe.

Ngebayanginnya aja udah bikin pusing kalo harus merasakan macet-macetan kendaraan bermotor, berpolusi, dingin, menembus rimba jalan raya.  Atau berdesak-desakan di KRL yang udah kaya ikan di botol sarden rasanya.  Nafas aja susah saking seseknya ketika jam berangkat n pulang kantor.  Atau berdiri di bus kota yang rasanya g sampe-sampe ke tempat tujuan.  Dan well, tentunya mengulang aktifitas itu untuk setiap hari.

Ya, memang alhamdulillah sekali sebenarnya.  Masih kerja di lingkungan yang baik, asri, segar, dan dekat dari rumah.  Paling stress ketika menghadapi anak-anak yang susah diatur.  Kadang emang saya suka g sabar sedikit, tapi didiemin juga baik lagi sih mood saya.

Kadang pernah sih mikir, kalo dunia saya itu begitu sempit.  Cuma segitu-gitu aja.  Belum puas rasanya merasakan banyak hal.  Pengen lebih kaya pengalaman lagi selagi masih muda, mampu, menimba ilmu, dan bisa berkarya lebih luas lagi.  Entah kapan ada kesempatan itu.  Semoga masih ada kesempatan itu untuk saya, amiinn..

#RandomThings

Well, its April.  And its will ended soon.
Hmm.. gak kerasa banget yaa, udah mau tengah tahun aja sebentar lagi.  Sekarang kayanya jarang bgt jalan-jalan nih.  Dulu, g boleh liat tanggalan warna merah dikit, pasti langsung capcus.  Sekarang?  Susye banget kayanya.  Padahal kaki udah gatel bgt nih pngn keliling.  Apalagi sejak hardisk rusak.  Pengen menambah memori di banyak tempat lagi.

Will you be my travel mate? :)


#RandomThings

Galau itu ketika lama g ketemu, sampe terkangen-kangen. Hahhaa..
Emang sih, sekarang jauh lebih imun kalo ngadepin rasa kangen.  Dengan banyakin kesibukan, berada di keramaian, yaahh.. pokoknya keep busy and dont be alone.  Kalo lagi gak ngapa-ngapain, pasti kerasa banget.

Gak lama juga sih sebenernya gak ketemunya, masih dalam hitungan minggu.  Gak kaya dulu yg berbulan bulan baru ketemu.

Ya biasalah, apalagi saingannya kalo bukan pekerjaan dan tugas kuliah yang menumpuk.  Well, kalo mereka berdua adalah wanita, pasti saya udah cemburu berat.  hohooo..


Tapi dinikmati aja lah rasa kangennya.. 
Someday we'll be together, right honey? <3 br="">

Tuesday, March 26, 2013

Adios Hardisk -_-"

Rasanya sedih sekali kehilangan seluruh memmory pada laptop karena hardisk diganti.  Beberpa hari-an saya cuma diam dan bengong aja di rumah.  Seperti kehilangan gairah.  Bagaimana tidak.  Segala macam file ada di hardisk lama yang sekarang udah almarhum.  Bahkan teknisi pun angkat tangan, g bisa mem-back up nya.  Hueee :(

Foto-foto yang menjadi jejak sejarah ngebolang saya raib bersama rusaknya hardisk.  Dan itu adalah momment yang g bisa terulang lagi.  Yaa, paling upaya yang bisa saya lakukan adalah dengan mendownloadnya lagi dari Facebook, atau minta ke teman-teman yang dulu pernah satu perjalanan dengan saya.  Tapi akan sangat merepotkan tentunya.


Data-data skripsi, huhu.. dengan tangis, dan perjuangan saya kerjakan, ikutan hilang.  Untung hasil akhirnya sudah saya back up dalam draft di email.  Catatan kuliah dan slide-nya juga tak terselamatkan.  Huff..


Download-an dan materi crafting yang sudah saya kumpulkan juga ikut hilang tentunya.  Berarti harus start all over again untuk mengumpulkannya. Dan data-data lain yang g bisa disebutkan satu persatu.  Rasanya nelangsa deh kehilangan data, hueee :)


Saya masih berharap, jika data pada hardisk saya bisa di recovery.  Bisa diperbaiki, bisa di back up lagi.  Mungkin boleh menghubungi saya ke email hilwa.salami@gmail.com jika ada info dimana saya bisa memberbaiki hardisk saya.  Terima kasih sekali :)

Kabar dari Rumah Sakit

Hujan masih turun sedikit demi sedikit pada bulan Maret ini.  Kadang teriknya matahari menemani seharian.  Begitulah, musim peralihan yang cukup ekstrim.

Beberapa minggu ini, banyak hal yang terjadi.
Ayah saya masuk terkapar di rumah sakit.  Belum pernah saya lihat kondisinya sepayah ini.  Ya, diabetes yang sudah kronis dideritanya, sekarang menimbulkan berbagai permasalahan.  Kondisinya menurun drastis pasca infeksi pada kakinya menjalar.  Dokter pun sempat memvonis untuk mengamputasi kakinya.  Mulai dari RS HGA, pindah ke RSCM, vonis tetap sama- amputasi.  Karena beliau dan keluarga tidak rela kakinya diamputasi, maka kami pindahkan ke Jakarta Islamic Hospital (JIH).  Dengan harapan, kondisnya baik psikis maupun penyakitnya bisa segera pulih.

Ketika perjalanan ke rumah sakit dengan ambulance, dengan sirine yang meraung-raung di subuh dini hari, tak hentinya saya menangis.  Rasanya sangat hancur melihat orang tua sakit tak berdaya. .  Tak tega rasanya melihatnya kesakitan.  Walaupun, saya tau, saya harus menguatkan diri.  Saling menguatkan dengan ibu saya, yang pasti merasakan rasa yang lebih hancur lagi.  
Selintas teringat kenangan masa kecil lalu, dimana beliau masih kuat menggendong saya pada pundaknya.  Masa kejayaannya, berkeliling mengajar dimana saja.  Itu yang membuat saya menangis.  Apa jadinya jika kakinya harus diamputasi?  Tidak bisa kemana-mana, dan tergantung dengan kursi roda mungkin?  Pasti akan sangat menjatuhkan mentalnya.

Ya Allah, tak hentinya saya berdoa, untuk kesembuhannya.  Memberikan dukungan mental dengan menghiburnya.  Saat ini, di JIH, ada dokter yang khusus menanganinya.  Berangsur, keadaannya semakin tenang.  Insyaallah luka di kakinya dapat ditolong.  Semoga dapat kembali seperti sedia kala.  Amin.

Terima kasih untuk saudara, kerabat, dan teman yang telah mendo'akan dan memberikan support pada keluarga kami.  Semoga Allah memberikan balasan kebaikan untuk kalian.  Amin.






Tuesday, March 5, 2013

Berpisah

Tidak setiap saat kita dapat menyenangkan semua pihak atas keputusan yang telah dibuat.  Well, setidaknya saat ini, ada kepentingan orang-orang yang saya abaikan.  Sepertinya memang terlihat egois.  Tapi alasan saya pun rasional atas keputusan itu.

Jika sekarang saya sedih karena meninggalkan murid-murid saya yang lucu dan menyenangkan, rekan kerja yang baik, ya itu karena saya kangen mereka.  Kebersamaan yang harus berakhir, saya yang mengakhirinya.
Maaf.  Hanya kata itu yang saya ucapkan.  Bahkan saya tidak sempat berpamitan pada banyak orang.

Pintaku pada Allah hanya, jika keputusan ini yang terbaik, jadikanlah kepergianku menjadi kebaikan bagi banyak orang.  Itu saja.





Di mana pun saya berada, saya akan tetap belajar.  Dan kembali dicintai seperti sebelumnya.
Semoga kenangan manis ini dapat selalu kalian ingat ya, teman-teman kecilku..  Maaf tidak bisa mengantar kalian hingga akhir semester ini.  
Kak Hilwa selalu sayang kalian :')

Sunday, December 9, 2012

Recent Life

Wah, udah lama juga ya g update.  Buat nyalain laptop dan menulis belakangan ini rasanya enggan.  Sudah jarang begadang buat browsing g jelas n curhat di blog, hehhe..

Maklum laah, soalnya harus bangun pagi ky anak sekolah lagi sekarang.

Gak terasa udah memasuki bulan Desember.  Akan berakhir pula tahun 2012 yang penuh warna ini.  Buat saya, banyak pelajaran yang bisa saya dapatkan selama tahun ini.  Well, entahlah menjadi seperti apa.  Tapi, rasanya keputusan-keputusan yang saya buat di tahun ini benar-benar signifikan untuk hidup saya nanti.
Bertemu seseorang, lalu menjalin hubungan yang serius.  Meninggalkan pekerjaan lama, dan sekarang menjadi guru.  Bersenang-senang bersama teman-teman Komunitas Sabantara.  Dan semua hal baik yang patut di syukuri.

Dan sekarang, saatnya merencanakan hal-hal yang baik untuk tahun depan.  Berusaha dan menunggu terealisasi di kemudian hari.  Betapa ajaib rasanya, menemukan bahwa kau mendapatkan hal-hal yang ingin kau kerjakan.  Hal ini terjadi berkali-kali, walaupun kadang tanpa kusadari.

Bahagia itu begitu sederhana, hanya dengan bersyukur.  Apa yang kita punya dapat menjadi berarti.  Semoga saya bisa selalu bersyukur atas nikmat Nya.  Aminn..

Saturday, October 13, 2012

LDR Tips

How I miss you, dear..

Pasangan LDR itu ujian terberatnya adalah KANGEN. hiks..
Padahal cuma Bandung-Depok, tapi jarang banget ketemu.  Apalagi kalau bukan gara-gara kesibukan kita masing-masing.  Dia sibuk kuliah, bikin tugas ini-itu, dan kerjaannya yg deadline.  Sedangkan saya, mengajar sana-sini.  Tapi, kalo dipikir-pikir, walaupun kita tinggal di kota yang sama, pasti bakal jarang ketemu juga karena kesibukan masing-masing #sigh

Suatu hari saya pernah ngambek, hahha.. #dasarlabil
Dan akhirnya kena omel deh, klo udah diomelin gitu, paling saya cengar-cengir karena seneng denger omelannya, hahha.. Tapi, alhamdulillah, hubungan kami cukup lancar sampai sekarang.

Ahh, saya mau share tips untuk menjalani hubungan jarak jauh.  Semoga bermanfaat..
#1.  Punya Tujuan dan Komitmen
Yapp, pasangan LDR harus punya tujuan dari hubungan mereka.  Mau di bawa kemana hubungannya, agar keduanya bisa tetap fokus pada tujuan tersebut, tanpa harus tengok kanan-kiri cari-cari yang lain.  Komitmen dengan tujuan itu agar hubungan semakin kuat.

#2.  Setia.
Ini kadang yang g mudah.  Kadang, kalo udah punya pasangan, malah suka dateng yang lucu-lucu, apalagi saat lagi galau dan kesepian, hahaa..  Tapi, kalo tujuan kita untuk sesuatu yg worth it untuk menikah, pikirkan baik-baik konsekuensi kalo kita g setia.  Dan apa yang akan terjadi pada kita jika pasangan kita juga melakukan itu.  Pastinya akan menyakitkan.  Pengkhianatan itu sungguh menyakitkan, percayalah, hahha..
Jadi tutup rapat-rapat kemungkinan untuk berselingkuh.

#3. Komunikasi
Nah, kadang yang ini suka bikin senewen, dimana kalo LDR itu kadang sangat bergantung pada yang namanya teknologi.  Dan kadang ada aja masalahnya, dari g ada sinyal, perbedaan waktu, pending, g ada pulsa, gadget mati, dll.  Kalau udah ky gini, bawaannya resah aja, takut terjadi sesuatu.
Intensitas komunikasi pun harus diperhatikan, kalo dari pihak wanita sih yaa, kadang lagi bener-bener butuh perhatian (*terutama pas PMS), dan kalo nggk, siap-siap aja bisa ngamuk, hahhaa *curcol*
Jadi, sesibuk-sibuknya, luangkanlah waktu untuk menanyakan keadaannya.  Memberikan sedikit perhatian, agar menjadi sedikit lebih tenang.

#4. Jujur, Percaya dan Terbuka
Karena hubungan yang terkendala jarak itu lah, pasangan g akan tau kita lagi ngapain n sama siapa.  Jadi penting sekali untuk jujur.  Untuk saya sendiri, dengan bertindak jujur, hati menjadi tenang.  Karena fondasi dari sebuah kepercayaan adalah kejujuran. 
Katakan apa yang kamu rasakan di hubungan kalian, perasaan kalian, jangan memanipulasi, karena pasangan g akan tau mau kita apa kalo kita g bilang.  (padahal saya sering tau-tau diem kalo lagi bete, hahha)

#5.  Punya Kesibukan
Dengan bersibuk-sibuk ria, pastinya waktu kita jadi terisi untuk hal-hal positif, dan bisa menghilangkan kangen dan kesepian.  Isi dengan hal-hal yang bermanfaat, seperti bekerja, hobby, keluarga, berkebun, belanja, olahraga, dll.  

#6.  Saling Support
Walaupun jauh, tapi support dari satu sama lain sangat menentukan semangat seseorang lhoo.. Percayalah, kata-kata, "Semangat ya, sayang.." bisa membuat senyum seharian lhoo, hehhe..  Saling memotivasi untuk bekerja dengan baik, mengingatkan untuk sholat di tengah kesibukannya, maupun mengingatkan untuk makan disaat-saat sibuknya.

#7. Luangkan Waktu
Untuk yang masih satu negara sih, usahakanlah sering bertemu ditengah kesibukan kalian.  Penting, untuk mengobati rasa kangen and recharge your mood ;)

#8.  Mandiri
Jadilah mandiri, karena pasangan kita jauh, maka kita harus bisa melakukan semuanya sendiri, mulai dari setir mobil sendiri, shopping, atau nonton sendiri. 

#9.  Stay Positive
Kadang pikiran kita sendiri yang suka berfikir macam-macam.  Oleh karena itu, berfikirlah positif agar tenang.  Pasangan g akan suka kalo kita selalu curiga dia begini, dia begitu.  Jadi daripada dia bete karena kita bawel, lebih baik, pikirkan hal baik yang akan membuat pikiran kalian tenang.

#10. Dukungan Keluarga
Kontrol keluarga juga penting untuk tetap menjaga hubungan di jalur yang benar.  Karena tanggung jawab hubungan bukan hanya pada 2 individu saja, tapi melibatkan kedua keluarga.  Jadi, jalanilah dengan benar dan bertanggung jawab. 

Yaap, kira-kira begitulah tips menjalani hubungan jarak jauh seperti yang sedang saya jalani sekarang ini.  Semoga bermanfaat untuk kalian semua. 
Doakan kami cepat menikah yaaa, hehhee..

#Life

Sudah sebulan lebih saya berprofesi baru, sebagai guru.  Sekarang saya dipindahkan ke SD Semut-Semut Natural School, dari tadinya di SMP.  Di tempatkan sebagai wali kelas 5 Yapong bersama partner saya, Bu Nadia.  Dan tentunya 19 anak super, hahhaa..  Yaa, hari-hari saya penuh warna sekarang.  Tertawa, belajar, bermain bersama mereka.  Rasanya menyenangkan bersama anak-anak itu.

Murid-murid saya beraneka ragam, dan dengan ke- labil -an mereka sebagai anak SD, hehhe.. Lucu juga, ikut bermain 'bola liar' bersama mereka pagi-pagi, menemani mereka berenang, dan mengajar tentunya.  Macam-macam daya serap anak terhadap pelajaran bikin saya belajar bersabar menangani masing-masing mereka.  Tapi, selalu ada senyum dan tawa setiap hari yang membuat hari-hari jadi lebih ceria.

Well, menjadi guru tidaklah mudah.  Apalagi di zaman seperti ini, dimana anak-anak sudah dimanjakan dengan segala informasi instan, keadaan orang tua yang berada, kurang sensitifitas sosial, dan teknologi canggih dengan 2 sisi positif-negatifnya.  Belum lagi, perbedaan pola asuh anak dirumah, yang memengaruhi perilaku mereka di lingkungan, khususnya sekolah.  Tapi, lagi-lagi, masa kecil adalah masa yang paling membentuk karakter kita saat kita dewasa nanti.  Dasar-dasar kepribadian mereka dibentuk ketika mereka kecil.

Saya masih ingat, ketika dulu saya SD, guru saya menyuruh saya untuk sholat berjamaah bersama ibu di rumah.  Ketika sholat subuh saya kesiangan, saya ngambek karena ummi sudah sholat duluan tanpa menunggu saya.  Dan akhirnya, beliau sholat lagi untuk menemani saya.  Ya, bagi anak-anak, kata-kata seorang guru bagaikan titah.  Dimana selalu berkata, "Kata bu guru begini, kata bu guru begitu.."  Jadi, semoga saya selalu bisa berbuat baik agar selalu bisa menjadi contoh yang baik untuk mereka yang sedang membentuk karakter.

Dan yang paling penting, semoga dengan menjadi pengajar, kelak saya dapat mendidik anak saya dengan baik nanti.

Happy Weekend :)
HilwaSalami

Tuesday, September 11, 2012

As a teacher

Setelah mengalami kegalauan orientasi kehidupan macam apa yang akan dijalani, sepertinya, eventually, akhirnya, jalan ini lah yang saya pikir paling possible, saya sukai, dan menyenangkan.  Banyak pertimbangan rasional ketika akhirnya saya memutuskan membuang ambisi-ambisi saya yang terkadang di luar batas, dan akhirnya memilih keputusan ini. 
Yapp!! I'm becoming a TEACHER now!! :D

Saya sekarang bekerja di Junior High School, the Indonesia Natural School.  Sekolah alam yang terletak di Depok, well, cuma 5 menit naik motor dari rumah.  Gak pake macet dan stress di jalan.  Fleksible work hour, and merasa seperti muda kembali.  Ya, untuk saya yang masih menginginkan masa-masa itu, ketika menjadi siswa, terulang kembali.

Dan pekerjaan menjadi guru tidaklah mudah kawans.. Yeah, harus lebih banyak memperbaiki diri, agar bisa menjadi contoh yang baik bagi murid-murid yang sedang tumbuh dan berkembang.  Jiwa-jiwa rentan yang menyerap segalanya dari luar.  Menunggu untuk diisi dengan hal-hal yang baik.  Maka, jiwa-jiwa pengisinya pun haruslah sesuatu yang baik.

Melihat fenomena tumbuh kembang anak sesuai dengan usia mereka sungguh tidaklah mudah, zaman sedemikan berubah dari waktu ke waktu.  Banyak nilai-nilai dan perilaku yang sudah tidak sejalan dengan norma yang berlaku.  Kontrol dan aturan hanya akan membuat anak-anak tertutup dan akhirnya menarik diri.  Pendekatan berbeda pun diterapkan ke setiap anak, karena mereka jiwa-jiwa dan pribadi yang berbeda satu sama lain.  Entah jadi apa mereka kelak, satu atau beberapa hal lainnya, kita lah yang membentuk mereka.

Semoga meninggalkan bekas yang baik.  Setidaknya untuk kehidupan anak-anak itu kelak.  Tumbuh dan berkembanglah agar mekar menjadi lebih baik.

It's happen!!

It was happen, some awkward moment in my life.
Rasanya sedikit, entahlah, mungkin bahagia, lega, atau canggung..  Ketika dia akhirnya officially memperkenalkan diri ke rumah.  Dan saya pun berkunjung ke rumahnya.  
Menyenangkan rasanya, terasa ada sedikit beban yang terlepas.  

Setelah kita mengenal satu sama lain secara personal, rasanya sangat special bisa masuk ke dalam hidupnya, mengenal keluarganya, mengenalnya jauh lebih dalam dan terasa lebih dekat.

Sekarang, tinggal kesabaran besar yang harus kita punya untuk menghadapi saat-saat penantian ini.  Semoga waktu-waktu berlalu dengan bermanfaat, dan semuanya dimudahkan Allah.